Blog
Day School, Kisah, Sekolah di Inggris, Testimoni

Sekolah di Inggris :: Seni Berkualitas di Negara Asing

Ini salah satu hasil karya saya. Dua lembar di atas adalah foto tangan saya dengan efek ‘brightness & contrast’ yang berbeda. Kertas putih paling bawah adalah gambar saya.

Seni Rupa adalah salah satu keahlianku. Semenjak aku masih kecil – yah sekitar kelas tiga-empat SD – banyak yang mengatakan aku punya bakat dan ahli dalam bidang seni rupa, seperti menggambar dan mewarnai. Aku juga semenjak kecil cukup aktif dalam berbagai kegiatan lomba menggambar di Indonesia. Alhamdulillah, sekarang aku jadi pelajar di Inggris di tingkat A-Levels, dan salah satu dari empat mata pelajaran yang saya ambil di tingkatan ini adalah Fine Art, alias Seni Rupa. Waaah, ini sih sangat penting sekali buat saya untuk ambil kesempatan belajar seni di Britania Raya, apalagi tuntunan Seni Rupa di sini ternyata sungguh berkualitas dan cukup berbeda dibanding dengan tahun angkatan yang sama di tanah air. Sekedar pembanding, A-Levels di UK lamanya hanya dua tahun, yaitu tingkatan ‘year 12’ dan ‘year 13’, dan secara umur rata-rata siswanya, sama dengan kelas 11 dan kelas 12 SMA di tanah air; dua-duanya berujung jenjang perguruan tinggi atau universitas, namun konten kandungannya teramat berbeda, masuk PT-nya juga langsung tanpa ujian saringan masuk kalau di sini sih.

Sebelum aku mulai A-Levels, aku belajar pemantapan selama dua term di Read School, Yorkshire, UK. "Hand relief painting"Aku pastinya nih, mempelajari Art juga ketika itu, tapi tingkatannya di bawah A-Level, yah kurang lebih setara umur SMP kelas 8 dan kelas 9. Ketika itu aku hanya mempelajari pokok-pokok dasar pelajaran Art dan juga mata pelajaran Maths, English, Geography dan lainnya. Art ketika itu sih masih mudah, karena masih dibimbing dan dipandu guru Seni aku. Tapi, ketika sudah masuk A-Levels, tekanannya lebih banyak, kita harus mandiri dan bisa mengatur waktu dengan baik – It isn’t as easy as what I thought it would be! Management skills is very important, as Advanced Level Art is very time consuming!. Harus bisa banyak meluangkan waktu untuk bisa menghasilkan karya seni berkualitas setiap minggu. Ya, setiap minggu! Sekarang ini setelah empat bulan lebih memulai A-Levels, saya sudah menghasilkan lebih dari duapuluh karya seni, ada yang terdiri dari ‘pencil drawing’, ‘painting’, and last but not least ‘sculpture or relief pieces of artwork’, seperti foto yand disamping ini. Karya ini terbuat dari tanah liat di atas papan triplek.

Suasana sehari-hari di studio seni sekolah saya.

Asyiknya pelajaran Seni di UK, salah satunya, adalah fasilitas yang disediakan oleh sekolah saaangat-sangat lengkap, dari mulai cat akrilik, cat air, crayon, pensil B s/d 6B, tanah liat, tinta, kertas, dan alat-alat plus bahan-bahan yang biasa digunakan untuk menghasilkan karya Seni. Untung sekali sekolah yang sedang aku duduki fasilitasnya super lengkap dengan ‘Art Studio’ yang sangat nyaman! – rasanya seperti seniman beneran hehehehe. Belajar Art di Inggris pun sungguh beda dengan di Indonesia, segala bentuk seni rupa tidak dilihat dari bagus atau tidaknya tapi dilihat melalui teknik dan ide-inspirasi atau konsep yang digunakan untuk menghasilkan karya seni tersebut. Aku jadi ingat, dulu waktu aku kecil, saya sering mengira bahwa seseorang hanya bisa menjadi seniman yang bagus jika semua hasil karyanya realistis menyerupai keadaan aslinya. Tetapi, itu tidak benar. Justru seorang seniman sejati haruslah bisa menguasai berbagai macam cara untuk menghasilkan suatu karya seni, bahkan, menjiplak pun termasuk salah satu teknik yang diakui.

Galeri

'suasana di Studio Seni'

Pada hari itu guru seni rupaku Mr Jepson, mengadakan ‘long session of art’ seperti jam tambahan untuk Seni. Studio Seni dibuka sehabis pulang sekolah sampai jam 8 malam dibawah pengawasannya. Sebagian siswa pulang awal karena harus mengejar bis, termasuk aku.

Snooooowwww! Akhirnya turun salju tebal juga! Ini diambil tanggal 5 Februari lalu (self portrait).

'hand relief painting'

Zaz_smalleditZahrah Zubaidah

Zahrah adalah siswa Sixth Form (A-Levels) di Norwich High School for girls GDST; ia sekolah di UK sejak lulus dari SMP Salman al-Farisi Bandung diawali persiapan A-Levels di Read School. Untuk A-Levels tahun pertamanya, Zahrah mengambil Fine Art, Geography, Maths dan Physics. Oleh guru dan tutornya ia dianjurkan untuk melanjutkan ke Slade School of Fine Art, London.

-tulisan-tulisan Zahrah lainnya- | -artikel-berita School in UK lainnya- | -laman School in UK-

About zahrahjubed

nothing much for now.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

media partner

Services by UKdeenstay

Untuk mengikuti blog ini dan mendapat info tulisan terbaru melalui Surel, masukkan alamat Surel Anda.

%d blogger menyukai ini: